Author - Andi S. Rasak

Alat-Alat Pembelajaran yang Terhilang (The Lost Tools of Learning)

Dorothy Sayers, seorang pemikir Inggris ternama abad ke-20, pernah memberikan satu ceramah yang menyampaikan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Beliau meratapi keadaan pendidikan pada zaman modern yang terlalu mementingkan hal-hal praktis untuk bekerja saja, sampai-sampai melupakan hal yang terpenting untuk diwarisi oleh anak-anak melalui proses pendidikan, yakni mempelajari kemampuan untuk belajar. Dorothy Sayers mengangkat kembali metode pendidikan liberal arts yang dicanangkan sejak abad pertengahan. Tujuh seni bebas atau septem liberal artes terdiri dari pendidikan dasar yang disebut Trivium dan pendidikan lanjutan yang disebut Quadrivium. [...]

Read more...

Pemerintah Singapura mulai Melirik Metode Pendidikan Klasik (Liberal Arts)

Singapura adalah salah satu negara yang paling memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan Sumber Daya Alam yang sangat terbatas di negaranya, Singapura harus mengandalkan SDM untuk kelangsungan negaranya. Karena fokus prioritas yang jelas pada perkembangan SDM, Singapura menjadi salah satu yang terdepan dalam bidang pendidikan. Pada awal perkembangan negara Singapura, pemerintah memfokuskan pada institusi pendidikan vokasional yang melatih SDM untuk bekerja. Seiring dengan perkembangan negara-negara berkembang lain, seperti China dan India, mereka beralih memperkembangkan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi. [...]

Read more...

Orang yang Memiliki “Terlalu Banyak Minat” Lebih Mungkin Berhasil Menurut Riset

Pendidikan Klasik menekankan pembudidayaan manusia secara utuh. Pendidikan Klasik yang dikembangkan Isocrates, seorang murid Socrates, biasa disebut dengan bahasa Yunani ἐγκύκλιος παιδεία (baca: enkilios paideia), yang berarti pendidikan yang bersifat utuh. Berbeda dengan pendidikan modern yang cenderung mereduksi manusia menjadi makhluk yang berpikir, atau sekedar pekerja + konsumen yang berguna bagi perputaran ekonomi, pendidikan Klasik membentuk manusia sebagai manusia seutuhnya. Namun perkembangan global di abad ke-21 menuntut tuntutan keahlian yang berbeda dari era industrialisme. Salah satu keahlian yang diperlukan adalah integrasi, [...]

Read more...

Pentingnya Membacakan Buku bagi Anak sejak Dini

Apakah Anda memiliki kebiasaan membacakan buku bagi anak-anak Anda? Hasil penelitian Dr. Alan Mendelsohn dari sekolah kedokteran New York University menyatakan bahwa membacakan buku bagi anak-anak bukan saja membantu perkembangan kemampuan anak berbahasa, tetapi juga membantu perkembangan sosial dan emosional anak, sehingga mengurangi masalah penyimpangan kelakuan anak, seperti agresi, hiperaktifitas, dan kesulitan memperhatikan. Simak selengkapnya di artikel New York Times ini: https://www.nytimes.com/2018/04/16/well/family/reading-aloud-to-young-children-has-benefits-for-behavior-and-attention.html

Read more...